Lapisan Aura Tubuh Manusia


Aura manusia adalah sejenis medan elektromagnetik yang dimiliki oleh setiap makhluk ciptaan Tuhan. Aura manusia terdiri dari tujuh lapisan yang masing- masing dari anggota tubuh tersebut memiliki sebuah pancaran aura tersendiri, yang mana mereke saling berkaitan antara satu dan yang lainnya. Jika salah satu jenis aura mengalami masalah dan ketidakseimbangan, maka seluruh tubuh akan merasaan ketidakseimbangan dan masalah juga. Maka dari itu, penting sekali untuk menjaga setiap lapisan aura tubuh agar aura tetap terjaga dan kuat.

Apa saja tujuh lapisan aura tersebut? Berikut ini pembahasan dari Seputar Buka Aura:
-          Fisik Aura Tubuh : lapian aura yang memberikan sensasi fisik pada tubuh yang berupa kenyamanan, kesenangan, kesehatan, kesederhanaan dan lain- lain.
-          Tubuh Aura Eterik: lapisan aura berupa emosi yang berkaitan dengan diri sendiri seperti menerima segala bentuk fisik diri Anda, mencintai diri sendiri, mempercantik diri, merapikan diri dan lain- lain.
-          Vital Aura Tubuh: merupakan aura yang berupa pikiran rasional yang berfungsi memahami kreatifitas otak, dayan ingat dan inovasi.
-          Astral ( Emosional ) Tubuh: lapisan aura yang menghubungkan emosi positif dengan orang lain, seperti kemampuan menyayangi orang lain, rasa peduli, kemampuan bersosialisasi, mencintai, dan lain- lain.
-          Bawah Aura Tubuh Jiwa: lapisan aura yang sesuai dengan kehendak ilahi, seprti memperkuat keyakinan terhadap Tuhan, meningkatkan jalan kebaikan, tingkah laku baik, beragama baik, dan lain- lain.
-          Tinggi Aura Tubuh Jiwa: lapisan aura yang menghubungkan kecintaan manusia dengan Sang Pencipta.
-          Spiritual ( Intuitif ) Tubuh: lapisan aura yang berfungsi memberikan ketenangan untuk mendekatkan diri atau keterikatan dengan Tuhan.

Bagaimana caranya agar aura kita seimbang dan selalu positif? Warna dasar aura ( eterik ) manusia pada dasarnya cenderung mengalami perubahan ke warna putih seiring dengan kematangan hidup dan kedewasaan seseorang serta keyakinannya terhadap Tuhan. Semakin baik dan positif aura yang kita miliki, maka semakin baik pula karakter yang kita pancarkan, serta semakin mudah bagi kita untuk disukai orang lain dan mudah dalam mengerjakan kegiatan- kegiatan yang kita lakukan. Selain itu, kit aakan memiliki wibawa dan kharisma yang membuat kita tampak menjadi pribadi yang simpatik dan dikagumi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar